
Patah tulang
(Euphorbia tirucalli)
(Euphorbia tirucalli)
berbagai bagian dari tanaman ini bisa dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Bagian yang bisa digunakan antara lain akar, batang kayu, ranting, dan getahnya. Dilansir dari Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry, berikut khasiat tanaman patah tulang.
1. Antimikroba
Sebuah penelitian menguji ekstrak batang tanaman patah tulang terhadap berbagai mikroorganisme. Hasilnya, ekstrak ini menunjukkan antimikroba yang kuat terhadap beberapa jenis mikroorganisme. Beberapa jenis mikroorganisme yang terbukti mampu dibunuh atau dihambat pertumbuhannya antara lain E. coli, P. vulgaris, S. aureus, B. subtilis, A. nigerand, dan C. albicans.
2. Mengobati Herpes
Penelitian lainnya menemukan bahwa tanaman patah tulang bisa menghambat aktivitas lisis dari virus herpes simplex 2 (HSV-2). Selain itu, ekstrak ini juga menurunkan kemampuan virus menginfeksi sel. Peneliti menduga, tanaman ini berpotensi memiliki efek antivirus terhadap virus lainnya. Namun, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikannya.
3. Antioksidan
Ephorbia tirucalli terbukti kaya antioksidan yang baik bagi tubuh. Antioksidan adalah zat yang penting untuk melawan radikal bebas dan tanda penuaan. Selain itu, antioksidan mampu mencegah kanker dan berbagai penyakit degeneratif, seperti Alzheimer.
4. Menjaga fungsi hati
Sebuah penelitian pada hewan, menunjukkan tanaman patah tulang bisa mencegah kerusakan hati. Efek ini dinilai dengan mengukur beberapa biological marker yang berkaitan dengan hepatitis. Beberapa biological marker yang dites adalah piruvat glutamat transaminase, oksaloasetat glutamat transaminase, alkalin fosfat, bilirubin, kolesterol, dan trigliserida. Hasil tesnya adalah Ephorbia tirucalli mampu menunjukkan penurunan yang signifikan dari zat-zat penanda kerusakan fungsi hati tersebut. Namun, dibutuhkan penelitian lanjutan untuk membuktikan khasiatnya pada manusia.
1. Antimikroba
Sebuah penelitian menguji ekstrak batang tanaman patah tulang terhadap berbagai mikroorganisme. Hasilnya, ekstrak ini menunjukkan antimikroba yang kuat terhadap beberapa jenis mikroorganisme. Beberapa jenis mikroorganisme yang terbukti mampu dibunuh atau dihambat pertumbuhannya antara lain E. coli, P. vulgaris, S. aureus, B. subtilis, A. nigerand, dan C. albicans.
2. Mengobati Herpes
Penelitian lainnya menemukan bahwa tanaman patah tulang bisa menghambat aktivitas lisis dari virus herpes simplex 2 (HSV-2). Selain itu, ekstrak ini juga menurunkan kemampuan virus menginfeksi sel. Peneliti menduga, tanaman ini berpotensi memiliki efek antivirus terhadap virus lainnya. Namun, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikannya.
3. Antioksidan
Ephorbia tirucalli terbukti kaya antioksidan yang baik bagi tubuh. Antioksidan adalah zat yang penting untuk melawan radikal bebas dan tanda penuaan. Selain itu, antioksidan mampu mencegah kanker dan berbagai penyakit degeneratif, seperti Alzheimer.
4. Menjaga fungsi hati
Sebuah penelitian pada hewan, menunjukkan tanaman patah tulang bisa mencegah kerusakan hati. Efek ini dinilai dengan mengukur beberapa biological marker yang berkaitan dengan hepatitis. Beberapa biological marker yang dites adalah piruvat glutamat transaminase, oksaloasetat glutamat transaminase, alkalin fosfat, bilirubin, kolesterol, dan trigliserida. Hasil tesnya adalah Ephorbia tirucalli mampu menunjukkan penurunan yang signifikan dari zat-zat penanda kerusakan fungsi hati tersebut. Namun, dibutuhkan penelitian lanjutan untuk membuktikan khasiatnya pada manusia.
5. Penyakit lainnya
Masih banyak penyakit yang dipercaya bisa disembuhkan dengan akar dan ranting tanaman patah tulang. Beberapa diantaranya adalah nyeri lambung, tukak rongga hidung, reumatik, nyeri saraf, wasir, dan sifilis. Selain itu, batangnya juga dipercaya bisa mengobati penyakit kulit, seperti kusta.
Sumber kompas
Masih banyak penyakit yang dipercaya bisa disembuhkan dengan akar dan ranting tanaman patah tulang. Beberapa diantaranya adalah nyeri lambung, tukak rongga hidung, reumatik, nyeri saraf, wasir, dan sifilis. Selain itu, batangnya juga dipercaya bisa mengobati penyakit kulit, seperti kusta.
Sumber kompas
KWT MINA TANI LESTARI