
Daun Salam
(Syzygium polyanthum)
(Syzygium polyanthum)
Manfaat Daun Salam untuk Kesehatan
Daun salam yang biasa digunakan sebagai pelengkap masakan ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Mengutip Health Shots, Webmd, dan Healthline berikut di antaranya:
1. Membantu Menambah Kesehatan Sistem Kekebalan Tubuh
Daun salam merupakan salah satu sumber vitamin A, Vitamin B6, dan vitamin C. Semua vitamin ini diketahui mendukung sistem kekebalan tubuh yang sehat.
2. Membantu Memperlancar Pencernaan
Mengkonsumsi teh daun salam diyakini bisa membantu meringankan sakit perut, mencegah kerusakan lambung, dan melancarkan buang air kecil. Senyawa organik yang ditemukan dalam daun salam efektif untuk mengatasi sakit perut, meredakan sindrom iritasi usus besar bahkan memudahkan mencerna makanan.
3. Mengurangi Faktor Risiko Diabetes Tipe 2
Salah satu studi menunjukkan mengkonsumsi 1 sampai 2 gram daun salam per hari selama 30 hari membantu mengurangi risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.
Namun, penelitian daun salam pada penderita diabetes masih dalam tahap awal sehingga pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mulai menggunakan daun salam sebagai metode pengendalian diabetes.
4. Membantu Memperlancar Pernapasan
Daun salam merupakan salah satu sumber minyak atsiri. Minyak atsiri yang diekstrak dari daun salam ini dapat digunakan untuk meringankan berbagai kondisi pernapasan.
5. Membantu Melawan Infeksi Jamur
Daun salam telah terbukti memiliki sifat antijamur yang ampuh memerangi jamur. Selain itu, daun salam juga mengandung vitamin C yang bisa melindungi kulit dari segala jenis infeksi dan iritasi.
6. Membantu Mengurangi Stres dan Kecemasan
Daun salam diketahui mengandung linalool yang bisa menurunkan tingkat stres dan kecemasan pada tubuh. Linalool pada daun salam juga memiliki kualitas menenangkan alami yang bisa membantu tubuh merasa tenang dan bisa mengurangi kemungkinan depresi.
Daun salam yang biasa digunakan sebagai pelengkap masakan ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Mengutip Health Shots, Webmd, dan Healthline berikut di antaranya:
1. Membantu Menambah Kesehatan Sistem Kekebalan Tubuh
Daun salam merupakan salah satu sumber vitamin A, Vitamin B6, dan vitamin C. Semua vitamin ini diketahui mendukung sistem kekebalan tubuh yang sehat.
2. Membantu Memperlancar Pencernaan
Mengkonsumsi teh daun salam diyakini bisa membantu meringankan sakit perut, mencegah kerusakan lambung, dan melancarkan buang air kecil. Senyawa organik yang ditemukan dalam daun salam efektif untuk mengatasi sakit perut, meredakan sindrom iritasi usus besar bahkan memudahkan mencerna makanan.
3. Mengurangi Faktor Risiko Diabetes Tipe 2
Salah satu studi menunjukkan mengkonsumsi 1 sampai 2 gram daun salam per hari selama 30 hari membantu mengurangi risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.
Namun, penelitian daun salam pada penderita diabetes masih dalam tahap awal sehingga pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mulai menggunakan daun salam sebagai metode pengendalian diabetes.
4. Membantu Memperlancar Pernapasan
Daun salam merupakan salah satu sumber minyak atsiri. Minyak atsiri yang diekstrak dari daun salam ini dapat digunakan untuk meringankan berbagai kondisi pernapasan.
5. Membantu Melawan Infeksi Jamur
Daun salam telah terbukti memiliki sifat antijamur yang ampuh memerangi jamur. Selain itu, daun salam juga mengandung vitamin C yang bisa melindungi kulit dari segala jenis infeksi dan iritasi.
6. Membantu Mengurangi Stres dan Kecemasan
Daun salam diketahui mengandung linalool yang bisa menurunkan tingkat stres dan kecemasan pada tubuh. Linalool pada daun salam juga memiliki kualitas menenangkan alami yang bisa membantu tubuh merasa tenang dan bisa mengurangi kemungkinan depresi.
7. Membantu Mengontrol Peradangan
Daun salam mengandung seskuiterpen lakton, yang dikenal dapat melawan penyebab peradangan dengan menghambat produksi oksida nitrat.
8. Membantu Melindungi Kesehatan Jantung
Rutin dan caffeic acid yang baik untuk jantung ditemukan pada daun salam. Sifat-sifat ini bisa memperkuat dinding kapiler jantung dan membantu menurunkan kadar kolesterol jahat.
9. Mengatasi Masalah Rambut
Daun salam berkhasiat untuk membantu pertumbuhan rambut. Cara yang bisa dilakukan yakni dengan merendam daun salam ke dalam air lalu gosokkan daun tersebut ke kulit kepala setelah keramas. Ini juga efektif untuk menghilangkan ketombe.
10. Mengandung Zat Antikanker
Menurut Journal of Nutrition Research, daun salam mengandung agen antikanker. Kombinasi unik dari antioksidan dan senyawa organik dalam daun salam seperti fitonutrien, katekin, linalool, dan parthenolide bisa membantu melindungi tubuh dari efek radikal bebas penyebab kanker.
11. Membantu Mencegah Batu Ginjal
Sebuah studi pada 2014 menunjukkan ekstrak daun salam dan delapan ramuan obat tradisional lainnya bisa membantu mencegah batu ginjal. Hal ini karena ramuan tersebut efektif mengurangi urease, salah satu enzim yang jika tidak seimbang akan menyebabkan beberapa gangguan lambung termasuk batu ginjal.
Meski begitu, para ilmuwan menyarankan agar penelitian ini dilakukan lebih lanjut. Jadi tetap konsultasikan ke dokter jika ingin menggunakan daun salam sebagai pencegah batu ginjal.
12. Membantu Meredakan Asam Urat
Pranoto yang dikutip dalam Jurnal Universitas Padjadjaran (Unpad) menyebut daun salam bermanfaat sebagai peluruh kencing atau diuretic. Dengan meningkatnya produksi urin akan dapat menurunkan kadar asam urat dalam badan penderita penyakit gout.
13. Membantu Menurunkan Hipertensi
Penelitian Tasya Putri pada 2017 yang dikutip Jurnal Unpad, menyebutkan terdapat efek antihipertensi pada daun salam. Hal ini telah dibuktikan lewat penelitian secara in vivo pada tikus wistar jantan.
Daun salam mengandung seskuiterpen lakton, yang dikenal dapat melawan penyebab peradangan dengan menghambat produksi oksida nitrat.
8. Membantu Melindungi Kesehatan Jantung
Rutin dan caffeic acid yang baik untuk jantung ditemukan pada daun salam. Sifat-sifat ini bisa memperkuat dinding kapiler jantung dan membantu menurunkan kadar kolesterol jahat.
9. Mengatasi Masalah Rambut
Daun salam berkhasiat untuk membantu pertumbuhan rambut. Cara yang bisa dilakukan yakni dengan merendam daun salam ke dalam air lalu gosokkan daun tersebut ke kulit kepala setelah keramas. Ini juga efektif untuk menghilangkan ketombe.
10. Mengandung Zat Antikanker
Menurut Journal of Nutrition Research, daun salam mengandung agen antikanker. Kombinasi unik dari antioksidan dan senyawa organik dalam daun salam seperti fitonutrien, katekin, linalool, dan parthenolide bisa membantu melindungi tubuh dari efek radikal bebas penyebab kanker.
11. Membantu Mencegah Batu Ginjal
Sebuah studi pada 2014 menunjukkan ekstrak daun salam dan delapan ramuan obat tradisional lainnya bisa membantu mencegah batu ginjal. Hal ini karena ramuan tersebut efektif mengurangi urease, salah satu enzim yang jika tidak seimbang akan menyebabkan beberapa gangguan lambung termasuk batu ginjal.
Meski begitu, para ilmuwan menyarankan agar penelitian ini dilakukan lebih lanjut. Jadi tetap konsultasikan ke dokter jika ingin menggunakan daun salam sebagai pencegah batu ginjal.
12. Membantu Meredakan Asam Urat
Pranoto yang dikutip dalam Jurnal Universitas Padjadjaran (Unpad) menyebut daun salam bermanfaat sebagai peluruh kencing atau diuretic. Dengan meningkatnya produksi urin akan dapat menurunkan kadar asam urat dalam badan penderita penyakit gout.
13. Membantu Menurunkan Hipertensi
Penelitian Tasya Putri pada 2017 yang dikutip Jurnal Unpad, menyebutkan terdapat efek antihipertensi pada daun salam. Hal ini telah dibuktikan lewat penelitian secara in vivo pada tikus wistar jantan.
14. Sumber Antioksidan
Sifat antioksidan yang terdapat pada ekstrak daun salam memiliki senyawa fenolik. Fitokimia ini membantu dalam perlindungan tubuh terhadap stres oksidatif yang disebabkan radikal bebas.
15. Membantu Penyembuhan Luka
Daun salam telah lama digunakan sebagai pengobatan luka. Selain itu kandungan minyak atsiri pada daun salam berperan untuk antiinflamasi.
16. Membantu Tidur
Mengkonsumsi daun salam sebelum tidur memiliki efek sebagai obat penenang ringan yang bisa mempengaruhi sistem saraf pusat. Efek daun salam bisa mengurangi kecemasan, meningkatkan relaksasi, dan menginduksi tidur.
17. Membantu Meredakan Gigitan Nyamuk
Asam laurat yang ada di dalam daun salam merupakan pengusir serangga yang baik. Selain itu, mengoleskan pasta yang terbuat dari daun salam yang dihancurkan dan sedikit minyak bisa membantu meredakan sengatan dan gigitan nyamuk.
18. Membantu Mengobati Diare
Salah satu manfaat dari daun salam adalah digunakan untuk pengobatan diare. Dalam jurnal yang diterbitkan Kementerian Kesehatan, obat minum yang dibuat dari daun salam segar (dengan kadar gula 30%) yang diberikan secara oral berkhasiat mengobati diare pada tikus putih.
19. Membantu Meningkatkan Metabolisme Tubuh
Air rebusan daun salam dipercaya berkhasiat meningkatkan metabolisme tubuh. Selain itu membantu menurunkan berat badan.
20. Membantu Meredakan Nyeri Sendi
Dalam Jurnal yang diterbitkan National Library of Medicine, daun salam telah lama digunakan untuk pengobatan rematik dan dipercaya mengurangi nyeri sendi. Selain daun, kulit batang juga dimanfaatkan dalam pengobatan rematik, mual, muntah, demam, anemia, bau badan, diare dan kolik karena memiliki sifat astringen, aromatik, stimulan, dan karminatif.
Sifat antioksidan yang terdapat pada ekstrak daun salam memiliki senyawa fenolik. Fitokimia ini membantu dalam perlindungan tubuh terhadap stres oksidatif yang disebabkan radikal bebas.
15. Membantu Penyembuhan Luka
Daun salam telah lama digunakan sebagai pengobatan luka. Selain itu kandungan minyak atsiri pada daun salam berperan untuk antiinflamasi.
16. Membantu Tidur
Mengkonsumsi daun salam sebelum tidur memiliki efek sebagai obat penenang ringan yang bisa mempengaruhi sistem saraf pusat. Efek daun salam bisa mengurangi kecemasan, meningkatkan relaksasi, dan menginduksi tidur.
17. Membantu Meredakan Gigitan Nyamuk
Asam laurat yang ada di dalam daun salam merupakan pengusir serangga yang baik. Selain itu, mengoleskan pasta yang terbuat dari daun salam yang dihancurkan dan sedikit minyak bisa membantu meredakan sengatan dan gigitan nyamuk.
18. Membantu Mengobati Diare
Salah satu manfaat dari daun salam adalah digunakan untuk pengobatan diare. Dalam jurnal yang diterbitkan Kementerian Kesehatan, obat minum yang dibuat dari daun salam segar (dengan kadar gula 30%) yang diberikan secara oral berkhasiat mengobati diare pada tikus putih.
19. Membantu Meningkatkan Metabolisme Tubuh
Air rebusan daun salam dipercaya berkhasiat meningkatkan metabolisme tubuh. Selain itu membantu menurunkan berat badan.
20. Membantu Meredakan Nyeri Sendi
Dalam Jurnal yang diterbitkan National Library of Medicine, daun salam telah lama digunakan untuk pengobatan rematik dan dipercaya mengurangi nyeri sendi. Selain daun, kulit batang juga dimanfaatkan dalam pengobatan rematik, mual, muntah, demam, anemia, bau badan, diare dan kolik karena memiliki sifat astringen, aromatik, stimulan, dan karminatif.
KWT MINA TANI LESTARI